Cara Memasak Teripang Laut

Dari sekian jenis banyak biota yang ada di laut, teripang laut merupakan salah satu penghuni perairan yang memiliki tingkat kepopuleran cukup tinggi terutama di bidang kesehatan. Pasalnya, biota laut yang satu ini memiliki sangat banyak manfaat bagi kesehatan manusia, mulai dari sekadar meningkatkan stamina hingga mencegah penuaan dini dan mengatasi beragam penyakit serius yang sangat berbahaya.

Lalu, apa sebenarnya teripang itu?

Teripang atau sering dikenal dengan haisom ini merupakan fauna laut dengan habitat di lingkungan terumbu, substrat pasir, dan lumpur pasiran. Hewan ini ada pada kedalaman 1-40 meter dan bergerak dengan lambat. Biasanya, teripang ditemui dalam keadaan berkoloni. Bila tidak sedang menampakkan dirinya di atas dasar laut, invertebrata ini memilih untuk mengubur dirinya di dalam pasri atau lumpur dengan memperlihatkan bagian akhir tubuhnya.

Diperkirakan, hewan Echinodermata ini memiliki sekitar 1200 spesies. Menariknya, sekitar 10% dari angka tersebut berada di perairan Indonesia. Memang, tidak semua spesies teripang laut dapat dikonsumsi apalagi dijadikan obat karena justru berbahaya dan mengandung racun. Akan tetapi, setidaknya ada 7 (tujuh) jenis teripang laut yang dapat dikonsumsi dan memiliki harga yang sangat tinggi, yakni teripang emas, teripang pasir, teripang merah, teripang nanas, teripang koro, teripang hitam, dan teripang cokelat. Harganya pun mencapai angka jutaan untuk setiap kilonya.

Teripang laut memiliki bentuk silindris yang memanjang sehingga menyerupai buah mentimun. Tak heran jika hewan ini juga kerap disebut sebagai mentimun laut. Pada beberapa jenis teripang laut, bagian permukaan tubuhnya yang tidak bersilia terasa sedikit kasar karena adanya lapisan kapur. Lapisan lapur ini merupaman hasil reduksi rangka endoskeleton dengan ketebalan yang berbeda-beda. Kendati demikian, tekstur teripang laut sebenarnya justru lunak.

Untuk pergerakan, teripang laut mengandalkan tentakel dengan mekanisme seperti kaki tabung. Tentakel ini juga berada di sekeliling mulutnya dengan bercabang sebanyak 10 hingga 30 buah.

JenisTeripang Laut

Teripang Untuk Obat dan Makanan

Untuk mengetahui lebih jelas mengenai teripang, berikut adalah jenis-jenis teripang laut.

  • Teripang Cokelat

Secara umum, teripang cokelat memiliki warna brupa abu-abu yang kecokelatan. Meski demikian, di beberapa daerah, teripang ini juga dapat ditemui berwarna cokelat pekat atau cokelat kekuningan. Bentuk badannya cenderung bulat panjang dan kecil.

Permukaan tubuhnya ditutupi oleh tonjolan-tonjolan berbentuk kerucut yang menyerupai duri. Selain itu, bagian atas tubuhnya juga terdapat bercak-bercak berwarna cokelat yang tidak beraturan. Selain itu, pada bagian atas dan bawah teripang cokelat juga terdapat sekat terputus-putus yang semakin berkurang di area dubur dan mulut.

  • Teripang Hitam

Sesuai namanya, teripang hitam memiliki tubuh dengan warna hitam yang cantik dengan semburat keunguan atau kebiruan pada bagian punggungnya. Sementara itu, bagian perut dan sekitar mulut dan dubur justru berwarna kemerahan. Bentuknya bulat memanjang dan akan segera mengerut jika diangkat dari air. Teripang laut sangat banyak dan mudah ditemui pada kawasan perairan yang berkarang atau berpasir yang ditumbuhi ilalang laut.

  • Teripang Pasir

Teripang pasir juga disebut juga teripang putih. Warna perutnya adalah kuning keputih-putihan, sementara punggungnya berwarna abu-abu hingga kehitaman. Pada sisi punggung ini, Anda juga akan mendapati garis-garis yang melintang. Jika diraba, seluruh permukaan teripang pasir akan terasa kasar.

Untuk menemukan teripang jenis ini, Anda bisa pergi ke kawasan kerang yang masih hidup atau mati. Teripang pasir suka berada di sela-sela karang dan perairan yang memiliki pasir halus pada dasarnya. Karena itu, untuk mengolah atau memasak teripang laut yang satu ini, Anda harus benar-benar membersihkannya dari sisa-sisa butiran pasir yang banyak menempel di tubuhnya.

Manfaat Teripang Laut untuk Kesehatan

teripang-23-manfaat-teripang

Lebih dari 500 tahun yang lalu, penelitian dan pemanfaatan teripang laut sudah dilakukan. Tidak hanya oleh bangsa Cina, bangsa Arab dan Melayu pun melakukan hal serupa—meski dengan pendekatan yang sedikit berbeda.

Kini, nama teripang laut pun kian populer di lingkup kesehatan. Berbagai riset terus dilakukan terhadap biota laut nocturnal ini, terutama dari sisi manfaatnya untuk kesehatan. Untuk lebih jelasnya, beberapa penelitian berikut ini adalah bukti secara sains yang menguatkan kedudukan teripang laut sebagai spesies dengan beribu khasiat kesehatan.

1. Menurut dr. Oetjoeng Handajanto Sukajadi, Bandung

Dokter yang satu ini merupakan ahli kolon yang berada di Bandung, Indonesia. Awalnya, dr. Oetjoeng Handajanto hanya menganggap ekstrak teripang tidak lebih dari sekadar suplemen seperti kebanyakan ekstrak lainnya. Dia lalu mencoba memberikan ekstrak teripang kepada seseorang yang mengalami luka akibat diabetes melitus. Ajaibnya, hanya dalam hitungan hari saja, luka yang disebabkan penyakit mematikan itu mongering. Setelah penelitian lebih lanjut, hal ini terjadi karena kekayaan kandungan kolagen yang mampu mengakselerasi regenerasi sel-sel kulit mati.

2. Menurut Li Z, Wang H, dan Zhang F dari Shanghai Institute of Hematology dan Shanghai Second Medical University, Cina

Tiga orang ini menemukan bahwa teripang laut juga dapat memberikan manfaat sebagai antipenggumpalan dan pembekuan darah. Dua manfaat ini merupakan kahasiat dari kandungan senyawa glukosaminoglikan. Lebih jauh, senyawa ini terbukti dapat menyembuhkan penyakit jantung iskemik dan stroke iskemik. Pembekuan darah terjadi melalui penghambatan monomer fibrin dan meningkatnya aktivitas plasmin, yakni enzim pengurai protein plasma darah.

 

3. Menurut literatur berjudul ‘Cancer Biology & Therapy’ hasil riset ilmuwan Cina

Pada bulan Agustus tahun 2005 yang lalu, sejumlah ilmuwan Cina berhasil menemukan kebaikan dari teripang laut dalam mengatasi tumor. Cancer Biloogy & Therapy memuat bahwa kandungan senyawa E pholinopside pada teripang terbukti dapat menghambat pembentukan pembuluh darah yang melakukan pemasokan nutrisi pada tumor. Dengan demikian, pertumbhan dan proliferasi tumor pada tubuh dapat ditekan.

 

4. Menurut Prof. Dr. Ridzwan Hashim, Universitas Kebangsaan Malaysia

Profesor Ridzwan Hashim mengemukakan bahwa teripang laut memiliki kandungan protein sebesar 86,8% yang dapat dengan mudah diuraikan oleh enzim pepsin. Jika diuraikan, sebesar 80% dari protein tersebut merupakan kandungan kolagen. Kolagen sangat bermanfaat sebagai pengikat jaringan dalam pertumbuhan tulang dan kulit—hal yang tidak dapat disokong hanya melalui konsumsi kalsium. Tanpa adanya kolagen yang cukup, maka tulang akan menjadi rapuh dan mudah pecah. Sementara itu apabila kandungan kalsium yang dibutuhkan tidak memadai, maka tulang justru akan menjadi seperti karet karena terlalu kenyal.

 

5. Menurut Ethan Evers, penulis The Eden Prescription

Ethan Evers melakukan penelitian terhadap teripang laut dan mendapatkan hasil bahwa kandungan senyawa pada biota ini dapat membunuh sel-sel kanker yang ada di kulit, paru-paru, payudara, usus, pankreas, hati, dan usus. Selain itu, senyawa pada teripang juga menghambat kemampuan pembuluh darah baru yang akan menjadi cikal bakal tumor dan terbukti efektif dalam mengobati leukimia.

 

6. Menurut Prof. Dr. Hassan Yaakob, Universitas Malaysia

Riset yang dilakukan profesor dari Negeri Jiran ini menemukan bahwa teripang laut dapat meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan peredaran darah, menyembuhkan penyakit asma kronis, menurunkan kadar gula, mengurangi rasa sakit dan gatal pada permukaan kulit, dan beberapa lainnya.

 

7. Menurut Dr. Ir. Ahkam Subroto M.App., Sc, LIPI

Kandungan protein yang tinggi pada teripang sangat baik untuk diberikan pada penderita diabetes melitus. Hal ini disebabkan oleh peran protein tinggi yang meregenerasi sel beta pankreas sehingga produksi insulin meningkat.

Selain tujuh penelitian di atas, masih banyak penelitian terhadap teripang laut lainnya yang dilakukan oleh berbagai kalangan di berbagai penjuru dunia. Berdasarkan sejumlah penelitian, dapat disimpulkan setidaknya 20 manfaat teripang berikut ini.

  1. Mengatasi penyakit diabetes melitus (penyakit ini belum bisa disembuhkan, tetapi kadar gula darahnya dapat dikontrol).
  2. Mencegah perkembangan sel kanker.
  3. Membantu pembentukan jaringan otak pada janin.
  4. Mengobati berbagai penyakit maag (baik akut maupun kronis).
  5. Meredakan nyeri pada tubuh.
  6. Mengatasi gatal dan mencegah serta mengatasi inflamasi.
  7. Meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.
  8. Cepat menghentikan pendarahan pada wanita setelah melahirkan.
  9. Menangani gangguan pernapasan dan pencernaan.
  10. Memperlancar peredaran darah.
  11. Memperlancar fungsi dan kinerja ginjal, hati, dan pankreas.
  12. Memperkuat tulang.
  13. Melawan racun dalam tubuh (termasuk organ hati).
  14. Mengatasi miom dan kista.
  15. Mengatasi impotensi.
  16. Menghilangkan vlek pada wajah.
  17. Menjaga kelembapan dan kesehatan kulit.
  18. Sebagai zat antiseptik untuk mengatasi luka.
  19. Mengatasi penyakit jantung.
  20. Memperbaiki metabolisme.

 

Manfaat Teripang Laut untuk Wajah

teripang-23-manfaat-untuk-wajah

Tak hanya memiliki khasiat untuk meningkatkan stamina dan mencegah serta menyembuhkan berbagai macam penyakit dalam tubuh, teripang juga memiliki manfaat untuk kecantikan wajah. Jenis teripang yang paling banyak memiliki kebaikan ini adalah teripang emas (atau sering pula disebut gamat).

Hal ini dikarenakan teripang emas memiliki kandungan gemapeptide dalam tubuhnya. Gemapeptide sendiri merupakan senyawa yang dapat mengaktifkan aktivitas dan pertumbuhan sel-sel. Selain itu, gemapeptide juga memiliki khasiat untuk mencegah inflamasi, memperlancar peredaran darah, dan membantu menstabilkan emosi.

Manfaat teripang untuk wajah pun juga sangat didukung oleh kandungan kolagen yang sangat tinggi. Menurut penelitian, kolagen yang ada pada teripang emas bahkan mencapai lebih dari 80%. Seperti yang sudah umum diketahui, kolagen merupakan kandungan yang banyak ditemukan pada produk kecantikan untuk membuat kulit dan wajah senantiasa lembap, kenyal, dan elastis. Kandungan ini merupakan nutrisi yang sangat baik untuk kulit, terutama bagi wanita yang sudah memasuki usia 30 tahun.

Dibandingkan terus menerus menggunakan produk kecantikan yang sarat bahan-bahan kimia, mengonsumsi teripang emas tentu lebih baik. Anda bisa memasak teripang laut spesial yang satu ini untuk sajian lezat atau menjadikannya masker.

Harga Teripang Laut

teripang-13-susu-atau-karo

Di Indonesia sendiri, teripang laut sendiri masih dianggap hanya sebatas obat. Maka dari itu, tidak sedikit masyarakat yang baru mengonsumsi teripang laut setelah mengalami gangguan kesehatan. Jika sudah dalam kondisi ini pun, langkah yang paling banyak dilakukan adalah dengan membeli langsung hasil sajinya—baik berupa olahan di restoran maupun dalam bentuk jelly yang siap diminum.

Jangan heran bila Anda datang ke restoran yang menyajikan teripang dengan harga yang sangat mahal—bahkan jika menurut Anda ukuran teripang yang disajikan kecil dan seolah-olah tidak sebanding. Namun tentu saja, Anda harus menilainya dari sisi benefit yang diberikan oleh biota serba khasiat ini.

Pun demikian dengan harga yang ada di pasaran. Untuk setiap kilonya, harga yang ditawarkan bisa sampai berjuta-juta rupiah. Harga ini juga dipengaruhi oleh jenis teripang laut yang dipilih. Di negeri Tiongkok, ada satu jenis teripang laut yang dibanderol dengan harga sekitar 30 juta rupiah untuk satu kilogram. Harga yang sangat fantasitis, bukan?

Memilih Teripang Laut yang Baik

Banyaknya teripang yang ada di perairan Indonesia sayang untuk dilewatkan begitu saja. Penjualnya pun cukup banyak, baik di pasar tradisional (ikan) maupun swalayan. Anda juga bisa mendapatkan teripang laut basah maupun kering.

Lantas, bagaimana cara memilih teripang laut yang baik?

  1. Pilih teripang segar yang tidak berwarna pucat. Apabila pucat, artinya teripang tersebut sudah terlalu lama disimpan. Tentu saja, kandungn protein dan gizi lainnya pun menjadi jauh berkurang—bahkan telah rusak.
  2. Pilih teripang yang berukuran kecil karena lebih banyak gizinya. Hal ini yang terkadang masih banyak salah dimengerti oleh masyarakat. Selain itu, teripang berukuran kecil juga terasa lebih enak.
  3. Perhatikan kondisi teripang lainnya: tidak cacat dan sayatan (bekas pisau untuk menghilangkan isi perut) rapi.
  4. Untuk teripang kering, teksturnya keras, kaku, dan dagingnya terasa kompak.
  5. Bila ingin menyimpannya, pastikan Anda meletakkannya dalam suhu dingin—sekitar 4 deraja Celsius. Hal ini dimaksudkan untuk mempertahankan nilai gizi yang terkandung dalam teripang laut.
  6. Saat memasak teripang laut, jangan menggunakan atau berada di kawasan dengan suhu yang tinggi. Panas hanya akan memperburuk kandungan gizi pada teripang.

Cara Memasak Teripang Laut

teripang-24-cara-mengolah-teripang

Untuk mendapatkan khasiat dari teripang laut, ada banyak sekali cara yang digunakan. Anda bisa memasaknya dengan beragam metode maupun resep—pun bisa juga menjadikannya sebagai masker wajah untuk membuat kulit menjadi lebih lembap, kenyal, sehat, dan bersih.

Namun jika ingin cara yang lebih praktis pun, kini Anda juga bisa dengan cukup mudah mendapatkannya di berbagai agen penjualan yang memasarkan teripang laut dalam bentuk jeli. Sebagian orang biasanya lebih memilih untuk mendapatkan kebaikan teripang laut dengan cara ini karena tidak terlalu banyak memakan waktu dan tenaga.

Kendati demikian, Anda tidak perlu khawatir jika ingin memasak teripang laut sendiri. Prosesnya pun cukup mudah dan variatif sesuai selera. Namun sebelum mulai mengolahnya menjadi sajian lezat, pastikan Anda melakukan lebih dahulu hal-hal berikut ini.

 

1. Mengeluarkan isi perut

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengosongkan isi perut teripang segar yang baru didapatkan. Untuk mengeluarkan air sekaligus isi pada perut teripang, Anda bisa melakukannya dengan menekan-nekan (memijit-mijit) tubuh teripang. Isi perut dan air akan keluar melalui anus yang terletak pada bagian ujung teripang laut. Bila isi perut dan air sudah keluar, tubuh teripang akan menjadi kempis (gepeng).

Biasanya jika akan dijual kembali, ada cara lain yang dapat dilakukan untuk mengeluarkan isi yang ada di dalam perut teripang. Pembuangan isi perut dilakukan dengan bantuan pisau untuk mempertahankan bentuk tetap apik sehingga tidak mengurangi nilai jual.

Pisau digunakan untuk mengiris bagian perut teripang yang dilakukan dengan cara membujur. Pastikan bahwa pisau yang Anda gunakan berujung runcing, tajam, dan tidak mudah berkarat. Dengan demikian, Anda lebih mudah dalam menyayat dan tekstur irisan yang dihasilkan tetap rapi.

Di samping itu, Anda juga bisa menggunakan bamu untuk mengeluarkan isi perut dan air pada teripang laut. Pilihlah bambu yang memiliki ujung runcing dengan diameter yang sesuai dengan ukuran anus teripang. Tusukkan bambu tersebut ke dalam anus. Putar bambu sembari meremas tubuh teripang sehingga kotoran lebih cepat keluar.

Sebenarnya di antara cara mengeluarkan isi perut anus dengan pisau dan tidak dengan pisau, sebaiknya Anda tetap menggunakan pisau—meski tidak untuk keperluan komersil. Hal ini disebabkan jika Anda menggunakan cara manual dengan meremas tubuh teripang, besar kemungkinan tidak seluruh isi perutnya telah keluar.

Bila Anda mendapatkan teripang laut dengan cara membeli di supermarket atau pasar, biasanya penjual sudah lebih dulu mengeluarkan isi perut teripang. Dengan demikian, Anda bisa segera mengolahnya (jika Anda mendapatkannya langsung dari perairan, tentu mengolahnya memerlukan waktu yang lebih lama).

 

2. Mencuci bersih

Setelah memastikan bahwa isi perut teripang laut sudah dikeluarkan semua, kini saatnya Anda mencucinya dengan bersih. Caranya tidak jauh berbeda dengan cara mencuci ikan laut pada umumnya, yakni dengan mengunakan air bersih yang mengalir. Pada saat ini, Anda juga perlu memeriksa kembali jika mungkin masih ada kotoran yang tersisa atau pasir yang menempel.

 

3. Merendam

Ada dua jenis teripang laut yang dijual di pasaran: teripang basah dan teripang kering (tidak jauh berbeda dengan ikan; ada ikan laut segar dan ikan laut asin. Tentu saja teripang kering sudah lebih dulu mengalami beragam proses—khususnya penggaraman—untuk membuatnya lebih awet). Apabila Anda membeli teripang kering, maka jangan lupa untuk merendamnya terlebih dahulu.

Merendamnya pun sangat mudah. Anda hanya perlu menyiapkan tempat penampungan atau baskom yang bersih dan tidak berkarat. Isilah wadah dengan air tawar, lalu rendam selama satu hari. Teripang laut yang semula berbentuk gepeng akan kembali mengembang.

 

4. Merebus

Untuk memasak teripang laut, jangan lupa untuk melakukan langkah ini. Setelah selesai mencuci atau merendam, kini saatnya Anda untuk berkreasi di dapur. Anda hanya perlu merebus teripang laut sesuai dengan kebutuhan. Jika ingin menjadikannya lauk, Anda cukup merebusnya hingga terasa lebih lunak. Hindari merebus teripang laut hingga berjam-jam karena justru akan membuatnya hancur dan menjadi jelly.

Aneka Kreasi Sajian Teripang Laut Lezat

Ingin Tampil Cantik Alami? Yuk, Konsumsi Teripang Laut!

Anda bisa memasak teripang laut untuk berbagai acara, baik untuk makanan harian atau menjamu tamu. Di Cina—sebagai bangsa yang peduli kesehatan, olahan teripang sudah menjadi sajian sehari-hari karena kekayaan khasitanya bagi tubuh. Bahkan di Jepang dan Korea, teripang laut dulu disajikan sebagai makanan istimewa yang disajikan bagi golongan bangsawan.

Memasak teripang laut pun tidak terlalu repot. Anda bisa mengolahnya menjadi sup, tumisan, saus tiram, dan lain-lain.

Jika Anda belum menemukan ide yang pas untuk memasak teripang laut menjadi sajian yang sedap sekaligus sehat, beberapa resep berikut ini dapat Anda jadikan referensi.

 

1. Sup Teripang Asparagus

Anda bisa menikmati sup teripang asparagus kapan pun, terutama saat cuaca saat dingin. Untuk mengolahnya, berikut resep dan langkah-langkahnya.
Siapkan bahan-bahan berikut ini:

  • 250 gram teripang laut yang siap untuk diolah
  • 250 gram asparagus segar
  • 1 butir telur, kocok
  • 2 sendok makan minyak goreng
  • 1 bawang bombai ukuran standar
  • 1,5 liter air kaldu
  • 3 sendok makan tepung maizena, campur dengan air secukupnya
  • ¼ sendom makan merica bubuk
  • 1 sendok teh garam halus
  1. Potong asparagus sesuai ukuran yang diinginkan. Rebus secukupnya (jangan terlalu matang sehingga kehilangan gizinya).
  2. Panaskan minyak goreng, api sedang.
  3. Tumis bawang bombay yang telah diiris tipis-tipis sampai harum.
  4. Masukkan teripang yang sudah dipotong-potong sesuai selera, garam, dan merica bubuk.
  5. Di kompor lain, didihkan kaldu, lalu campur bahan-bahan yang sudah ditumis.
  6. Masukkan larutan maizena, aduk hingga mengental.
  7. Masukkan potongan asparagus, aduk.
  8. Masukkan telur kocok, aduk.
  9. Tunggu hingga mendidih.
  10. Sup teripang asparagus siap disajikan.

Satu porsi ini adalah ukuran standar untuk 4 orang. Anda bisa menambahkan bahan-bahan lainnya sesuai selera.

 

2. Tumisan Teripang

Seperti membuat tumisan lainnya, memasak teripang laut dengan cara menumis juga sama mudahnya. Nikmatnya, Anda bisa menghidangkan ini sebagai sajian di siang atau malam hari.
Siapkan bahan-bahan berikut ini:

  • 500 gram teripang laut siap olah
  • 250 gram jamur merang
  • 5 buah tahu
  • 2 siung bawang putih
  • 1 batang daun bawang
  • Cabai merah secukupnya
  • 1 sendok makan saus tiram
  • 1 sendok makan kecap manis
  • ¼ sendok teh merica bubuk
  • ½ sendok teh garam
  • Gula pasir secukupnya
  • Air secukupnya
  • Mentega secukupnya
  1. Panaskan mentega di atas papan penggorengan sampai harum.
  2. Masukkan bawang putih yang sudah diiris.
  3. Masukkan teripang laut yang sudah dipotong-potong, masak hingga setengah matang.
  4. Masukkan seluruh bumbu (saus tiram, gula, garam, merica bubuk), aduk rata.
  5. Masukkan tahu yang sudah dipotong-potong.
  6. Siramkan kecap manis.
  7. Masukkan air.
  8. Tambahkan daun bawang yang sudah dipotong-potong. Aduk hingga merata.
  9. Tumisan teripang siap disajikan.

 

3. Teripang Saus Tiram

Olahan teripang yang satu ini cukup banyak disajikan di restoran berkonsep oriental maupun pada saat perayaan imlek. Namun di luar momen tersebut, Anda juga bisa menciptakan dan mencicipi sajian sehat dan lezat berbahan teripang laut ini.
Siapkan bahan-bahan berikut ini:

  • 600 gram teripang
  • Jamur hioko secukupnya, rendam selama kurang lebih 30 menit (atau sesuaikan dengan jamur lainnya / tambahan lain sesuai selera)
  • 300 ml kaldu ayam
  • 200 ml air
  • 2 sendok makan minyak goreng
  • 1 sendok makan bawang putih yang sudah dicincang halus
  • 2 sendok makan jahe yang sudah dicincang
  • 1 sendok makan bawang prei yang sudah dicincang (ambil bagian putihnya saja)
  • 2 sendok makan angciu
  • 2 sendok makan saus tiram
  • 1 sendok makan kecap asin
  • ½ sendok makan kecap asin
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok teh tepung sagu, larutkan dengan air secukupnya
  • 1 sendok teh minyak wijen
  • ½ sendok teh merica bubuk
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • Air secukupnya (untuk penghilang amis)
  • 1/2 sendok teh merica bubuk (untuk penghilang amis)
  • 1 sendok teh garam (untuk penghilang amis)
  • 2 sendok makan angciu (untuk penghilang amis)
  • 1 sendok makan kecap asin (untuk penghilang amis)
  • 3 siung bawang putih (untuk penghilang amis)
  • 3 batang bawang prei (untuk penghilang amis)
  • 8 lembar jahe (untuk penghilang amis)
  1. Rebus teripang hingga mendidih dengan bahan penghilang amis selama kurang lebih 10 menit.
  2. Bersihkan teripang dengan air bersih, potong sesuai selera.
  3. Masak jamur hioko dengan angciu, gula, dan air selama 5 menit, tiriskan.
  4. Panaskan minyak, tumis bawang prei dan bawang putih sampai harum.
  5. Tambahkan angciu.
  6. Masukkan teripang dan jamur hioko, aduk merata.
  7. Tambahkan saus tiram, kecap asin, merica, kaldu, gula, dan garam hingga mendidih (gunakan api besar).
  8. Masak teripang hingga lunak.
  9. Tambahkan larutan tepung terigu.
  10. Aduk hingga merata, taburi dengan minyak wijen.
  11. Angkat, sisihkan kuahnya.
  12. Teripang saus tiram siap disajikan.

Nah, itulah informasi umum sekaligus cara memasak teripang laut. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment