Jenis-Jenis Teripang yang Ada di Indonesia dan Dapat Diambil Manfaatnya

Termasuk dalam filum Echinodermata yang berarti hewan berduri, teripang atau dikenal juga sebagai gamat dan timun laut memiliki bentuk tubuh silinder. Jenis-jenis teripang sebenarnya sangat banyak—mencapai 1.400 spesies. Sebagian besar jenisnya merupakan teripang beracun dan hanya sekitar 40-an jenis yang bisa dikonsumsi, baik sebagai  obat maupun makanan. Berikut ini adalah 14 jenis teripang bermanfaat yang ada dan diperjualbelikan di Indonesia.

 

1. Teripang Emas

harga teripang emas

Teripang emas (Golden Stichopus variegatus) berwarna kuning seperti emas dan ditemukan di area pasir putih terumbu karang. Tak hanya di Indonesia, teripang emas juga banyak ditemukan di perairan Indo-Pasifik lainnya. Hewan ini berwarna kuning dan menjadi kecokelatan setelah dikeringkan.

Seperti jenis lain, teripang emas sangat kaya akan nutrisi, di antaranya asam amino, omega 3,6, dan 9, DHA, zat antiseptik alami, dan chondroitin. Menariknya, teripang emas merupakan satu-satunya jenis yang punya kandungan gamapeptide, yaitu kandungan aktif yang dapat mengobati luka, mencegah inflamasi, mengurangi rasa sakit, dan lainnya. Karena memiliki banyak manfaat, teripang ini sering digunakan sebagai bahan pembuatan obat.

 

2. Teripang Duri/Kasar

teripang-10 duri

Teripang duri (Stichopus variegatus) memiliki ukuran 25-35 cm dengan permukaan kulit kasar seperti berduri. Dikenal juga dengan nama gama, jenis teripang ini berwarna cokelat tua dan menjadi kehitaman setelah dikeringkan. Teripang duri muda mudah ditemukan dalam perairan dangkal, tetapi yang sudah tua biasanya menempati perairan lebih dalam.

Dibandingkan dengan teripang emas, jenis duri memang kalah populer. Namun, seperti teripang lain, kandungan nutrisinya sangat tinggi. Kandungan protein teripang bisa mencapai 82% dan menjadikan hewan laut ini sebagai sumber protein hewani instan.

 

3. Teripang Kapuk/Batu

teripang-11-kapuk

Di antara jenis-jenis teripang yang bisa dikonsumsi, teripang kapuk (Actinopya lecanora) menjadi salah satu favorit para koki karena rasanya yang memang enak. Bahan makanan ini sering dijumpai dalam menu masakan Tiongkok. Berukuran lebih pendek daripada jenis lain, teripang kapuk kalau dikeringkan tampak lonjong atau bulat seperti batu.

 

4. Teripang Bintik

teripang-12-bintik

Teripang bintik (Bohadschia argus), tecermin dari namanya, memiliki penampakan luar yang berbintik-bintik. Teripang ini juga dikenal dengan nama tigerfish sea cucumber di luar negeri karena bintik-bintik kulitnya yang menyerupai harimau. Nama lain timun laut ini adalah teripang patola di Manado dan teripang ular mata di Maluku.

Teripang bintik yang ditemukan di Indonesia biasanya memiliki kulit luar berwarna kecokelatan dengan bintik berwarna keputihan atau kuning dengan titik cokelat di tengahnya. Ketika masih hidup, ukuran rata-ratanya adalah 30 cm. Saat diperjualbelikan, teripang bintik biasanya telah dikeringkan sehingga warnanya kusam.

 

5. Teripang Susu/Koro

teripang-13-susu-atau-karo

Jenis berikutnya adalah teripang susu (Holothuria rigida) yang berukuran besar dan berwarna putih. Terdapat bintik hitam pada permukaan kulit teripang yang sering bersembunyi di bawah pasir ini. Karena ukurannya yang besar, kulit teripang ini cukup tebal. Akibatnya, teripang susu ini sering dibeli oleh pengelola restoran besar dan digunakan sebagai bahan masakan.

 

6. Teripang Lotong

teripang-14-lontong

Teripang lotong (Holothuria nobilis) banyak terdapat di Kepualaun Seribu dan daerah pasang surut lainnya di Indonesia. Teripang berbentuk seperti silinder ini memiliki panjang rata-rata 25 cm dan berwarna abu-abu kehitaman. Meskipun ukurannya tidak terlalu besar, kulit teripang lotong cukup tebal. Hewan ini sering dimakan atau dijadikan obat diabetes karena memiliki kandungan yang dapat menurunkan gula darah.

 

7. Teripang Hitam/Polos

teripang-15-Hitam-atau-polos

Teripang hitam atau polos (Holothuria atra) populasinya tinggi di perairan Indonesia. Bahkan di beberapa daerah, timun laut ini tidak banyak dicari oleh para nelayan. Kandungan nutrisinya sebenarnya sangat tinggi, tetapi kulit teripang ini tipis sehingga di antara jenis-jenis teripang yang diperjualbelikan, jenis satu ini dijual dengan harga rendah dan kurang menguntungkan kalau dibudidayakan.

 

8. Teripang Putih/Pasir/Gosok

teripang-16-pasir-gosok-tepung

Teripang pasir (Holothuria scabra) adalah jenis yang memiliki nilai ekonomis tinggi, dibudidayakan, dan laris. Timun laut jenis ini hidup di pasir dan memiliki panjang sampai 30 cm sebelum dikeringkan. Meskipun dikenal juga dengan nama teripang putih, warna kulit timun laut ini berwarna abu-abu dengan garis-garis melintang berwarna kehitaman. Setelah dikeringkan dengan pengasapan, warnanya menjadi abu-abu kehitaman dan bentuknya mengerut. Permukaan kulitnya yang memang kasar tampak seperti kerutan besar-besar setelah kering.

 

9. Teripang Nanas

teripang-nanas

Teripang nanas (Stichophus ananas) disebut demikian karena bentuknya yang mirip buah nanas. Timun laut berwarna kecokelatan ini memiliki duri-duri kuning. Ketika teripang tersebut menjadi dewasa, duri-duri berubah menjadi bulatan-bulatan seperti sisik besar sehingga permukaan kulit teripang ini tampak seperti nanas. Timun laut jenis ini hidup di perairan tenang dan agak dalam, khususnya di Indonesia bagian timur.

 

10. Teripang Hitam

teripang-Hitam

Teripang hitam (Holothuria edulis) memiliki warna yang tidak sesuai namanya. Dinamai hitam, warna teripang ini sebenarnya justru indah dan mudah dikenali. Bagian punggungnya berwarna ungu atau biru, sedangkan bagian perut berwarna kemerah-merahan. Banyak ditemukan di area yang ditumbuhi rumput laut, badan teripang ini akan langsung berkerut begitu diangkat dari air.

 

11. Teripang Olok-Olok

teripang-19-olok-olok

Tidak seperti banyak jenis lain yang berbentuk silinder dan gemuk, teripang olok-olok (Holothuria marmota) berbentuk memanjang dengan diameter kecil. Warnanya bervariasi antardaerah, tetapi sebagian besar kuning atau cokelat sehingga kadang disebut juga teripang cokelat.

Permukaan kulit teripang olok-olok tertutup duri-duri berwarna kuning. Tubuhnya juga berbentuk sekat-sekat sehingga tampak seperti berkerut, bahkan ketika masih hidup. Saat menghadapi bahaya, timun laut ini akan mengeluarkan lendir putih sebagai cara mempertahankan diri.

 

12. Teripang Getah/Keling

teripang-20-getah-keling

Seperti teripang olok-olok, teripang getah (Holothuria vacabunda) mengeluarkan lendir putih ketika merasa sedang menghadapi bahaya. Lendir yang mirip getah inilah yang membuat timun laut satu ini mendapat sebutan teripang getah. Badan timun laut jenis ini panjangnya 20-30 cm dan warnanya cokelat tua atau cokelat kemerahan. Jenis timun laut ini banyak ditemukan di perairan Bangka, Lampung, Banten, Kepulauan Seribu, dan Madura.

 

13. Teripang Jepun

teripang-21-jepun

Teripang jepun (Stichopus chloramatus) hidup di karang yang ada di dasar perairan. Ukuran tubuh timun laut ini kalau sudah dewasa sekitar 40 cm sehingga termasuk teripang berukuran besar. Tubuhnya memiliki empat lajur memanjang sepanjang badan, sedangkan permukaan kulitnya berwarna abu-abu atau cokelat tua.

 

14. Teripang Kasur/Kolong

teripang-22-kasur-kolong

Teripang terakhir yang sekarang ini banyak dimanfaatkan di Indonesia adalah teripang kasur atau kolong (Muelleria lecanora). Tubuh timun laut ini berukuran sekitar 25 cm dan berwarna cokelat kemerah-merahan atau abu-abu. Bagian anus dan mulut hewan ini berwarna kuning. Kulitnya juga memiliki bercak-bercak kecil berwarna cokelat.

Itulah jenis-jenis teripang yang ada di Indonesia dan bisa dikonsumsi; jenisnya terbatas hanya pada genus Muelleria, Stichopus, dan Holothuria. Perlu dicatat, satu jenis teripang bisa disebut dengan nama yang berbeda di daerah lain.

Sering diperjualbelikan dalam keadaan segar ataupun kering, kandungan garam dalam teripang berbeda-beda tergantung asal daerah dan pengolahannya. Teripang tersebut kemudian digunakan sebagai bahan makanan atau obat-obatan karena nutrisinya yang memang tinggi dan sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Kandungan nutrisi tinggi teripang sudah dibuktikan dengan banyak penelitian, baik di dalam maupun luar negeri.

Leave a Comment